AKAD RUMAH DI MASA PANDEMI COVID

Sudah punya rencana beli rumah, atau sedang bersiap-siap memesan unit rumah impian Anda? Untuk Anda para Calon Pembeli rumah, pasti sudah tidak asing dengan istilah akad. Akad Perumahan pastinya berbeda dengan akad Pernikahan. Akad dalam KPR mengacu pada dilakukannya perjanjian kredit antara debitur dengan pihak pemberi pinjaman, dalam hal ini Bank.

 

Menjelang pelaksanaan akad, Pembeli akan diberikan surat pemberitahuan terlebih dahulu oleh pihak Perbankan. Dalam surat tersebut pihak Perbankan akan mencantumkan informasi tentang jumlah plafon KPR yang disetujui, besaran angsuran per bulan, dan tenor atau lamanya masa angsuran. Selain itu pihak Bank juga akan membuat janji dengan Pembeli untuk menentukan tanggal dilakukannya Akad.

Proses Akad Perumahan Griya Sukamekar Permai Tanggal 23 Oktober 2020

 

Seminggu menjelang akad kredit, pihak notaris akan memberi informasi lebih lengkap tentang biaya-biaya yang harus dibayar melalui pihak notaris biasanya meliputi:

  1. Biaya Notaris selaku pembuat akta jual beli
  2. Sertifikat balik nama dari penjual kepada konsumen
  3. Pajak penghasilan (PPh) untuk pihak penjual
  4. Biaya BPHTB (bea perolehan hak atas tanah dan bangunan) sebagai biaya pajak pembeli.

Khusus untuk proses ini, Perumahan yang ditawarkan oleh TAM Property biasanya sudah membebaskan segala biaya tambahan di atas, termasuk biaya notaris. Wah, sangat menarik bukan? Anda tidak perlu pusing lagi memikirkan biaya-biaya tambahan, cukup membayar uang sebesar jumlah DP yang telah disepakati saja.

Proses Akad Perumahan TAM Property Group tetap memperhatikan protokol kesehatan

Setelah semua pemberitahuan dan informasi disampaikan, Anda tinggal datang sesuai dengan tanggal yang telah disepakati. Proses aktualnya sendiri cukup mudah yaitu penandatanganan perjanjian antara pihak penjual dengan pihak pembeli. Di dalam perjanjian dicantumkan objek jual beli, yaitu:

  1. Lokasi rumah
  2. Luas tanah
  3. Luas bangunan
  4. Izin mendirikan bangunan (IMB)
  5. Pajak bumi dan bangunan (PBB)
  6. Fasilitas air dan listrik.

Selain info detail dan surat-surat di atas, dicantumkan pula harga rumah yang sudah disepakati. Pada surat perjanjian juga tertera hak dan kewajiban para pihak sebagai konsekuensi terjadinya perjanjian jual beli.

 

Selama masa Pandemi Covid, pihak TAM Property tetap melaksanakan akad seperti biasa, tentunya dengan menjunjung protokol kesehatan yang tepat. Calon Pembeli rumah tidak perlu khawatir akan terjadinya kesulitan untuk mencapai akad. TAM Property mengerti betul bahwa momen Pandemi ini justru merupakan momen yang tepat untuk membeli rumah mengingat harga rumah yang cukup stagnan saat ini, yang tentunya akan melonjak tinggi seiring membaiknya masa Pandemi. Jadi, Anda tidak perlu khawatir untuk memesan unit rumah impian Anda, yuk segera akad bersama Kami!

 

Photo: TAM Property Group

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *